Prolog

Just because the name of love we can do anything for our LOVE.

Bisa saja cinta datang di saat semua orang sedang tertidur lelap atau justru di saat semua orang sibuk dengan aktivitasnya. Banyak yang bilang cinta datang dari hati padahal itu belum tentu benar. Karena cinta itu datang dari salah satu dari lima panca indera manusia. Bisa dari mata (penglihatan), telinga (pendengaran), hidung (penciuman), lidah(perasa), dan kulit (sentuhan/getaran). Logikanya adalah ada keahlian yang mampu menyentuh indera manusia yang akan mendapatkan tanggapan dari indera itu sendiri lalu lari ke pikiran manusia. Dilanjutkan dengan adanya bayang-bayang seseorang di bawah alam sadar manusia sehingga tergerak atau terlintas pengakuan bahwa ‘apakah ini yang dinamakan dengan cinta’.

Inilah yang menjadi awal pemikiran mengapa ada banyak jenis musik di dunia ini. Karena dari perbedaan tersebut dapat menciptakan jenis cinta yang berbeda-beda dengan cara mengungkapkan yang berbeda-beda pula. Dan setiap jenis musik pasti ada pencintanya masing-masing yang sama-sama bersumber dari panca indera manusia yaitu telinga.

Bagaimana bila cinta yang berawal dari musik harus ditolak karena adanya cinta lain yang bersumber dari indera lain. Ini adalah perperangan cinta dalam merebut perhatian sang panca indera manusia. Dan apa yang akan terjadi ketika cinta harus memilih jenis musik mana yang mampu menenangkan dan membutuhkan dia.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s