Archive | Korea RSS feed for this section

CNBLUE MOON Concert in Jakarta (Oct 19¬th, 2013)

22 Oct

Sabtu (19/10) menjadi hari yang membahagiakan bagi Boice (Fans base) CNBLUE. CNBLUE merupakan band kabangsaan Korea Selatan. CNBLUE beranggotakan empat orang yaitu Yong Hwa (main vocal, guitarist dan leader), Jong Hyun (sub vocal dan guitarist), Min Hyuk (sub vocal dan drummer) dan Jung Sin (rapper dan bassist). Selain di Korea Selatan, CNBLUE juga telah melebarkan sayap prestasi dan karirnya di negara Sakura (Jepang). Album yang berhasil mereka garap tidak hanya mencerminkan bahasa negara asalnya, Bahasa Inggris dan Jepang pun mereka berani coba. Alhasil dari kerja kerasnya selama ini, CNBLUE sukses menggelar konsernya di Jakarta pertengahan bulan Oktober 2013.

Konser yang bertajub CNBLUE MOON itu menggambarkan lokasi panggung bak bulan penuh. Penuh degan kemeriahan, keceriaan, teriakkan, kebahagiaan dan musik. Aku akan sedikt berbagi pengalaman tentang konser indah tersebut. Semoga para pembaca berkenan 🙂

PicsArt_1381842594800Sebelumnya, aku ucapkan terima kasih kepada koreanindo.net dan SumSung Galaxy Series yang memberikanku kesempatan untuk mendapatkan tiket konser gratis. Aku akui kalau sebenarnya masih ada yang seharusnya lebih beruntung dibandingkan aku saat itu. Aku akui kalau aku hanya seorang pencinta musik karya empat pemuda Korea Selatan tersebut. Aku akui kalau aku bukanlah maniak CNBLUE yang tau sampai hal terkecilnya atau pantas untuk disejajarkan dengan Boice. Karena aku hanya cinta karya dan pribadi mereka. Aku tidak perduli dengan kehidupan pribadi mereka masing-masing, selama mereka miliki karya, aku akan menantikannya.

Rasa terima kasih untuk Koreanindo dan Samsung, benar-benar aku ucapkan dengan tulus. Berkat merekalah aku dapat menikmati konser terindah tersebut. Berkat mereka aku benar-benar bisa melihat Jonghyun memainkan gitarnya dengan elegan. Entah direncanakan atau secara kebetulan aku mendapatkan tiket dimana posisi Jonghyun bisa aku nikmati disepanjang konser. Terima kasih.

Suasana konser sangat ramai bahkan mendekati full. Penuh dengan lampu yang berwarna-warni. Alunan musik dari awal hingga akhir begitu mengajakku untuk berlompat dan berlonjak ria. Begitu mengesankan. Benar-benar berbeda rasanya saat menonton karya boys/girls band Korea Selatan. CNBLUE benar-benar mengajak kita untuk merasakan euphoria pesta konser perdana mereka di Indonesia.

Aku berharap CNBLUE akan kembali menyelenggarakan konser di Indonesia. Dan saat itu tiba, semoga aku sudah lebih siap dan lebih baik untuk bergabung bersama CNBLUE.

Terima kasih CNBLUE. Terima kasih Indonesia. (IP)

PicsArt_1382403970661

Learn from DramaTV: The Queen Classroom

16 Aug

Memang terdengar sangat menyedihkan apabila karakter dalam sebuah drama TV adalah sebuah kenyataan. Tapi peristiwa didalam sebuah drama TV biasanya mengadung setidaknya 15% hal nyata. Mengapa aku dapat mengatakan demikian?! Bukan karena aku sudah melakukan sebuah penelitian khusus, namun lebih kurang itu sebuah feeling semata. Salah bila aku berfikir demikian?!. Tidak.

Menurutku tidak akan jadi sebuah drama TV yang baik kalau tidak bisa menyampaikan apa yang juga dirasakan oleh penulisnya. Itulah mengapa sebuah drama TV biasanya mengandung hal yang nyata. Atau sebaliknya, biasanya sikap penonton akan menirukan apa yang mereka lihat, salah satunya drama TV. Dan ini juga dapat membuat drama TV menjadi nyata dikemudian hari. Bukankah kita tidak akan percaya bahwa “Ibu Tiri” itu biasannya jahat kalau bukan dari drama TV “Cinderella”. Padahal tidak semua Ibu Tiri itu jahat, tapi memang ada beberapa kasus Ibu Tiri yang memiliki kejutan.

Kali ini aku akan sedikit mengulas cerita dari sebuah Drama TV Korea tahun 2013 berjudul The Queen Classroom. Sebenarnya drama TV ini adalah drama recycle dari drama TV Jepang tahun 2005 dengan judul yang sama persis. Mungkin perbedaannya adalah budaya dan suasana yang menjadi sedikit lebih modern. Ini kisah anak sekolah yang masih ingin mencari kesenangan dunia dan dalam proses pencarian jati diri. Kisah siswa kelas 6 SD yang akan memulai perjalanan baru yang dirasa akan lebih rumit pasca kelulusannya. Ide cerita sebenarnya cukup sederhana.

Sikap Diskriminasi.

Benar, sikap diskriminasi sebenarnya adalah hal yang lumrah terjadi dalam kehidupan serumit apapun. Bahkan bisa juga menimpa dirimu dalam keluargamu sendiri. Karena sikap diskriminasi akan muncul disaat seseorang mulai membandingkan antar satu dan lainnya. Namun drama TV ini menjadi menarik karena pelaku diskriminasi adalah seorang siswa dan korban adalah siswa lainnya. Belum lagi situasi diskriminasi yang dilakukan dapat mengakibatkan hilangnya nyawa orang lain. Sikap diskriminasi oleh dan kepada siswa yang seharusnya dunia mereka masih dipenuhi dengan kebahagiaan dan permainan. Ini tidak benar, bukan?

Drama TV ini baik untuk seorang guru yang memiliki pendirian kuat dan benar-benar ingin dianggap sebagai pahlawan tanpa jasa. Seorang guru seharusnya berhasil mendidik siswa bukan hanya dari hal-hal dapat dinilai dengan kasat mata melainkan juga berhasil mendidik siswa sehingga menghasilkan sebuah ketulusan dan penilaian dari hati. Menjadi seorang guru yang pintar dan baik tentunya dapat dilakukan oleh banyak orang namun menjadi Guru yang menginggalkan kesan Istimewa bagi siswa sehingga siswa itu berani berlari disaat sang guru membutuhkannya, aku rasa itu akan cukup sulit.

Dalam ceritanya, pembelajaran yang diberikan tidak hanya tampak dari sisi siswa namun juga dari sisi guru. Siswa yang baik seharusnya mampu membedakan dari sisi mana seorang guru dapat dinilai baik atau jahat. Jangan takut untuk bertanya dan mencari tau pokok permasalahannya. Karena sekolah bukan hanya sekedar –Guru memberikan masalah dan Siswa yang menyelesaikannya. Ada sebuah alasan, mengapa seorang guru bersikap demikian dihadapanmu, ‘mungkin’. Dan cobalah untuk positive thinking. (IP)

Berikut kutipan dari seorang siswa dalam drama TV The Queen Classroom:

Bukannya aku tidak percaya pada mimpi yang tidak mungkin.

Aku percaya pada kemungkinannya.

Guru hanya membimbing. Anak-anak yang menemukan jalannya sendiri, merubah hidup mereka dan dunianya untuk hidup yang lebih baik.

Mendapatkan kampus yang bagus dan pekerjaan yang bagus tidak bisa menjadi tujuan.

Ujian atau nilai bukan segalanya.

Percayailah apa yang kamu percayai.

Tidak masalah melakukan kesalahan. Tidak masalah jika gagal.

Saat aku bahagia, temanku juga harus bahagia.

Anggaplah dirimu berharga, dan anggaplah temanmu juga berharga, jadi kau bisa hidup bahagia hari ini bersama teman-temanmu.

SMTOWN Live World Tour III Concert in Jakarta

29 Sep

Udah kangen dengan posting saya?

Silahkan baca post bulan ini di other blog saya di:

 SMTOWN Live World Tour III Concert in Jakarta

Terima kasih. (IP)

Good Homestay

1 May

Rumah imanan seperti apa yang kamu impikan? Megah, Mewah, Mahal?

Entah bagaimana ceritanya, aku berasumsi rumah-rumah di Indonesia hanya berlomba-lomba menunjukan kemegahan dan kemewahan. Ketika aku tanyakan hal ini ke salah satu temanku yang juga berpartisipasi di bidang properti di Indonesia, katanya ini benar, kebanyakan para peminat itu datang dan menginginkan rumah-rumah yang mewah dan megah. Dengan ini aku semakin yakin kalau makin lama Indonesia akan semakin sulit tata kotanya. Karena banyak diantara mereka yang lebih mementingkan kemewahan dan kemegahan dari pada sumber daya yang telah atau akan mereka keluarkan untuk itu semua.

Aku sendiri tidak mau munafik kalau aku juga menginginkan rumah yang megah dan mewah. Untuk itulah aku berbagi apa yang aku pikirkan dan aku rencanakan di kemuadian hari untuk hudupku, keluargaku, dan negaraku. Perlu diketahui bahwa banyak di dunia ini rumah-rumah yang megah, mewah tetapi sehat dan berkelas juga tidak mahal. Dari semua negara di dunia, dua negara yang aku lirik adalah Jepang dan Korea. Coba kalian simak dan perhatikan rumah-rumah sederhana yang mereka bangun. Terkesan simple tapi berkelas. Kalau kita perhatikan rumah-rumah tersebut sangat cocok jika digunakan di Indonesia.

Rumah-rumah tersebut hanya berukuran seperti rumah-rumah tipe 18, tapi mereka lebih cenderung meninggikan rumah mereka sehingga lahan kecil yang digunakan dapat bermanfaat lebih banyak. Bahkan tidak jarang ditemukan adanya rumah kecil yang berada di atap tumah atau ruko-ruko. Selain itu bagaimana cara mereka membangun dan menata ruang rumah, lebih menunjukan kesederhanaan dalam keluarga. Coba dipikirkan jika kita ingin membangun sebuah rumah, ruang apa saja yang setidaknya ada di dalam sebuah rumah?

Untuk itu kiga pisahkan dahulu kategori rumah yang ada, yaitu

  • Rumah Kecil

Rumah jenis ini, aku kategorikan hayalah rumah yang terdiri dari kamar mandi, dapur, ruang utama/kamar. Rumah ini dapat dilihat seperti rumah-rumah atap yang sering ada di tanyangan drama atau movie Jepang atau Korea. Sedangkan di Indonesia rumah kecil itu adalah rumah yang menurut aku sudah bisa dikategorikan rumah besar yaitu kamar mandi, kamar, ruang tengah dan dapur.

  • Rumah Besar

Rumah besar, menurutku adalah rumah yang sudah sangat jelas memiliki skat-skat antar ruangannya. Ruang yang biasanya ada di dalam jenis rumah seperti ini adalah kamar mandi, kamar (2++), dapur, dan ruang tengah. Gambaran rumah semacam ini sudah banyak di Indonesia. Dan salah satunya adalah rumahku ^.^

  • Rumah Mewah

Sedangkan rumah mewah ini mungkin dapat dikategorikan rumah presiden, wakil rakyat atau rumah-rumah yang cukup sulit untuk aku dapatkan ^_^ tapi cukup mudah untuk di bayangkan. Rumah ini biasanya terdiri dari kamar mandi (2++), dapur, garasi kendaraan, kamar (2++), ruang utama, ruang keluarga, taman rumah, kolam renang (jika perlu).

Nah, yang perlu di daris bawahi adalah, jenis-jenis rumah diatas adalah murni berdasarkan pemikiranku setelah menelaah banyak rumah di Indonesia, Jepang dan Korea.

Lalu apa yang ku suka dari itu semua? Aku bercita-cita punya rumah yang merupakan gabungan antara rumah kecil dan rumah besar. Intinya atau gambarannya aku ingin punya rumah dengan tampak depan Korea dan di dalamnya Jepang ^.^ (IP)

What are wrong with fans-club Korean version and Japan version?

5 Mar

Senin (5/3), saya ditengah rasa parno dan khawatir, saya mendatangi kamar teman saya dan disanalah kita mulai berbincang-bincang.

Berawal dari cerita teman saya (sebut saja Mis. R) yang sedang kesal dengan salah satu Admin fans-club girlband Korea. Mis R berpendapat bahwa si Admin ini TIDAK TEGAS, masih LABIL, dan tugas sebagai admin juga masih BELUM JELAS. Tiba-tiba rasa kesal Mis R berpindah ke Admin fans-club band-wanita dari Jepang. Mis R berpendapat bahwa si Admin ini KETERLALUAN, sering kali MEMBESARKAN MASALAH melalui MEDIA ONLINE jadi terkesan main belakang. Ditambah lagi anggota yang lain juga ada yang ANEH(-).

Oke. Kita lupakan masalah kesal. Hingga akhirnya kita memberikan perbandingan antara kedua fans-club tersebut. Sebenarnya ini lebih cenderung suatu perbandingan yang mungkin bisa menjadi evaluasi diri untuk para Admin/Anggota fans-club’s, yaitu:

  1. Kenapa ya, FC Korea itu cenderung LABIL sedangkan FC Jepang SANTAI ABISSS?
  2. Mengapa para COWOK yang tergabung dalam FC Korea lebih nggak guna (maksudnya: jarang ada yang JAGO’ dengan IT) sedangkan FC Jepang bertaburan tapi SENGA’ ABISSS? oia, saya sempat perpikir apakah salah satu penyebabnya FC Jepang kebanyakan bersumber dari para penggemar anime/game?
  3. Mengapa barang-barang souvenir penunjang konser, Korea MAHAL untuk barang yang KECIL sedangkan Jepang MAHAL untuk barang yang BESAR tapi cenderung NGGAK GUNA ketika konser :-(?
  4. Coba ditanya deh sama orang yang suka dengan Korea/Jepang kemudian bikang “Kenapa suka Korea/Jepang”. Kebanyakan akan menjawab: (a) Korea: girlband-nya cantik-cantik cuy atau boyband-nya cakep-cakep, romantis, dan jago dance. (b) Jepang: bahasanya lebih mudah di-ingat, band-nya keren, penggemarnya teratur, dan negaranya maju. Mengapa seperti itu komentarnya?

Sampai pada akhir diskusi, kita diam dan tertawa sendiri. Padahal kita sendiri adalah penggemar kedua negara tersebut dan yang perlu ditekankan juga kita juga salah satu anak yang mengerti tentang IT. hahaha…. Kemudian kita tanya sama diri kita sendiri pertanyaan tersebut dan jawaban saya adalah “kalau begitu, saya harus mulai bergerak untuk menjadi seorang Admin yang baik. Karena pada dasarnya saya kurang tertarik untuk menjadi Admin FC” dan jawaban Mis R adalah “Malas ah… Biarin aja kayak gini. Biar hidup seimbang” hahaha… Aneh bukan?